MANAJEMEN OPERASIONAL DALAM ORGANISASI PENDIDIKAN

PEDOMAN PERKULIAHAN

MANAGEMEN OPERASIONAL DALAM ORGANISASI PENDIDIKAN

3 SKS

Semester:
TA:
Hari Perkuliahan:
Pukul :
Tempat:

Dosen : B.P. Sitepu

PEDOMAN PERKULIAHAN SILABUS HANDOUT

PASCASARJANA
PRODI ………..
STRATA 2

DESKRIPSI

Perkembangan dan perubahan yang begitu cepat di bidang sosial-ekonomi, ilmu pengetahuan dan teknologi, politik, lingkungan, pelanggan dan pekerja menuntut setiap organisasi harus belajar untuk dapat bertahan hidup, berkembang, berkolaborasi dan bersaing. Mata kuliah ini membahas secara sistemik apa dan mengapa setiap organisasi perlu mengembangkan diri dengan belajar lebih cepat, lebih maju, lebih fungsional, lebih produktif, lebih murah dan lebih efektif; bagaimana agar organisasi tersebut mampu menghadapi tantangan perubahan lingkungan yang pesat dan takterkirakan (unpredictable). Secara khusus dibahas bagaimana menerapkan prinsip-prinsip managemen operasional dan organisasi dalam mengelola lembaga pendidikan sehingga dapat menghasilkan sumber daya manusia yang bermutu dan memenuhi harapan serta kebutuhan masyarakat. Pembahasan tidak hanya bersifat konseptual, melainkan juga secara kontekstual dengan memilih berbagai kasus yang berkaitan dengan pengelolaan pendidikan di Indonesia.

TUJUAN

Tujuan umum kuliah ini adalah agar mahasiswa mampu :
1. Mengikuti perkembangan dalam lingkungan serta dampaknya dalam organisasi.
2. Memahami dinamika belajar dalam organisasi yang cerdas.
3. Meyakini perlunya perubahan dalam organisasi (organizational change)
4. Memahami teori managemen operasional.
5. Mengambil hikmah dari kasus pembaharuan dalam bidang pendidikan.
6. Mengkaji peran managemen operasional dalam tata kelola dan pengembangan organisasi pendidikan.
7. Merumuskan berbagai strategi untuk mengembangkan organisasi pendidikan dengan menerapkan teori organisasi belajar dan managemen operasional.
8. Memahami penerapan Sdandar Pendidikan Nasional dalam mengelola satuan pendidikan.

POKOK BAHASAN

1. Perkembangan Teori Organisasi
2. Organisasi Belajar
3. Managemen Operasional
4. Pembaharuan dalam Pendidikan
5. Tata Kelola Pendidikan Berbasis Mutu
6. Manajemen Operasional dalam Tata Kelola Pendidikan
7. Kepemimpinan dalam Pendidikan
8. Standar Pendidikan Nasional dalam Pengelolaan Satuan Pendidikan

STRATEGI

1. Kuliah ini diselenggarakan dalam 16 kali pertemuan dan mengutamakan penguasaan topik/pokok bahasan yang telah disepakati ketika membicarakan kontrak kuliah ini. Apabila ada perkembangan baru, topik/pokok bahasan yang telah disepakati dapat diperkaya.
2. Pendekatan yang diterapkan dalam mata kuliah ini ialah pembelajaran orang dewasa ( andragogy/adult learning) dengan menggunakan lebih banyak teknik diskusi daripada ceramah. Mengacu pada perolehan dari membaca atau pengalaman pribadi, mahasiswa diharapkan secara aktif memberikan pendapat atau mengaju-kan hal-hal yang perlu didiskusikan.
3. Kuliah ini lebih merupakan upaya saling belajar di antara dosen-mahasiswa dan antar mahasiswa dengan mengutamakan kegiatan presentasi, diskusi dan argumentasi atas berbagai issue yang diidentifikasikan sebagai pokok bahasan.
4. Mahasiswa secara perorangan wajib membuat makalah yang berkaitan dengan tema atau topik perkuliahan, yang disesuaikan dengan kondisi lembaga atau lingkungan masing-masing. Makalah harus diserahkan selambatnya pada saat ujian akhir semester (UAS).
5. Mahasiswa harus mengikuti UTS dan UAS pada waktu yang telah ditetapkan, dan tidak ada kesempatan untuk ujian ulangan. Tes dan tugas lain akan diberikan secara berkala berupa quiz dan tes penguasaan bahan belajar yang berkaitan dengan pembahasan suatu pokok bahasan.
6. Bilamana karena sesuatu hal terpaksa tidak dapat mengikuti pembahasan suatu pokok bahasan di kelas, maka mahasiswa yang bersangkutan harus melakukan pembahasan sendiri secara tertulis. Pembahasan tertulis dilakukan dalam bentuk makalah singkat maksimum 1000 kata. Makalah singkat itu harus diserahkan kepada dosen pembina selambatnya dua minggu setelah pembahasan topik yang bersangkutan di kelas.
7. Jadwal pembahasan akan ditentukan kemudian, setelah masing-masing kelompok memilih Pokok Bahasan yang dikaji dan waktu pembahasannya.
8. Mahasiswa yang tidak memenuhi tugas pada waktunya, akan dinilai berdasarkan rata-rata nilai tugas yang diselesaikannya.

PENILAIAN
1. Sebagai acuan penilaian, diadakan (a) minimal 4 kali quiz, (b) 2 kali tes penguasaan, (c) 1 tugas individu, (d) minimal 1 tugas kelompok, (e) UTS dan (f) UAS. Quiz diberikan dalam bentuk pilihan ganda atau esai sebelum (untuk mengetahui kesiapan mahasiswa mengikuti perkuliahan) atau sesudah perkuliahan (untuk mengetahui pemahaman mahasiswa tentang materi yang sudah dibahas). Tes Penguasaan diberikan untuk mengetahui pemahaman mahasasiswa sesudah membahas satu atau beberapa pokok bahasan tertentu.
2. Tugas individual membuat makalah disusun dalam kurang lebih 2000 kata dengan menggunakan rujukan dari mata kuliah ini. Makalah harus diserahkan selambatnya pada saat ujian akhir semester (UAS). Makalah berisi 25 % deskripsi dan 75 % pendapat mahasiswa.
3. Secara kelompok mahasiswa menyajikan pokok bahasan yang dipilih dari silabus dengan ketentuan (a) satu kelompok tidak lebih dari 3 orang, (b) masing-masing angota kelompok mempelajari dan memahami pokok bahasan secara utuh, (c) menggunakan power point dalam penyajian (tanpa makalah), (d) mengadakan diskusi tentang pokok bahasan, dan (e) mahasiswa di luar kelompok melakukan penilaian atas penyajian kelompok. Nilai penyajian kelompok merupakan nilai gabungan antara rata-rata nilai yang diberikan mahasiswa dan yang diberikan dosen. Lama pemaparan adalah 30 menit, diskusi 60 menit, dan tanggapan dosen selama 30 menit.
4. UTS dan UAS diberikan dalam bentuk esai. UTS mencakup pokok bahasan yang dibahas dalam paruh semester pertama dan UAS mencakup semua pokok bahsan dalam satu semester. UTS dan UAS diselenggarakan di dalam kelas atau di luar kelas sesuai dengan kesepakatan antara mahasiswa dan dosen.
5. Apabila terdapat gejala hasil tugas atau jawaban mahasiswa sama dengan mahasiswa lain atau dikopi dari sumber lain, maka mahasiswa yang bersangkutan dianggap melanggar kode etik akademis dan dinyatakan tidak lulus dalam mata kuliah ini.
6. Dalam mata kuliah ini mahasiswa tidak dibebani tugas atau ujian tambahan untuk memperbaiki nilai.
7. Penilaian akhir atas tingkat penguasaan diberikan dalam bentuk huruf (A,B,C atau BL) dan angka (rentangan 4 s/d 2.5). Penilaian akhir merupakan penggabungan dari skor yang diperoleh atas tes dan/atau penilaian lain. Pemberian skor atas tes dan/atau tugas lain dilakukan dengan pembobotan sebagai berikut :
8.
NO UNSUR BOBOT
1 Tugas Individu 20
2 Tugas Kelompok 15
3 Tes Penguasaan 30
4 UTS 15
5 UAS 20
JUMLAH 100
Kepada mahasiswa yang melaksanakan tugas tepat waktu diberikan penghargaan
Hasil akhir penilaian berpedoman pada rentang nilai berikut.
ANGKA HURUF
91 – 100 A
81 – 90 A-
76 – 80 B+
71 – 75 B
61 – 70 B-
56 – 60 C+
< 56 TL

DAFTAR PUSTAKA

Cunningham, W. G. & Cordeiro, P. A. (2003). Educational leadership : A problem based approach. Boston,MA : Allyn & Bacon
Gibson, J. et al. (1997). Organizations : behavior, structure, processes. Chicago, : Irwin Inc. Co,
Himpunan perundang-undangan Republik Indonesia tentang sistem pendidikan nasional. (2009). Jakarta: Nuansa Aulia
Kasali, R. (2006). Change. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Umum
Marquardt, M. J. (1996). Building the learning organization. New York : McGraw-Hill
Nanus, B. and Stepehen M. D. (1999). Leaders who make a difference : Essential strategies for meeting the nonprofit challenge. San Francisco : Jossey-Bass Publishers.
Rivai, V. & Murni, S. (2009) Education & Management: Analisis Teori dan Praktik. Jakarta: Rajawali Press.
Roger, G.S. (2007). Operations Management: Contemproray concepts and cases. New York, NY: McGraw-Hills
Senge,P. et al.(2000). Schools that learn: A fifth discipline fieldbook for educators, parents, and everyone who cares about education. New York: Doubleday

SILABUS

PRT POKOK BAHASAN SUB POKOK BAHASAN KET
I Pengantar 1. Pedoman Perkuliahan
2. Istilah-istilah yang relevan Dosen
II Perkembangan Teori ori Organisasi Teori Klasik, Neo Klasik, Modern Dosen
III Organisasi belajar Tuntutan akan perubahan
Model organisasi belajar
Quiz 1 Dosen
IV Mangemen
Operasional (1) Pengertian, Fungsi, Prinsip, dan dan Implementasinya Dosen
V Manajemen
Operasional (2) Manajemen Operasional dan enterpreneurship Dosen
VI Pembaharuan
dalam Pendidikan (1) Paradigma Baru dalam Pendidikan Dosen
VII Isu-isu Sartegis dalam Pendidikan Pemerataan Kesempatan dan Peningkatan Mutu Pendidikan,
Pendidikan Sepanjang Hayat Mahasiswa
(Kelompok)
VIII UTS
IX Pembaharuan
dalam Pendidikan (2) Sistem Pendidikan Nasional,
Kurikulum dan Strategi Pembelajaran
Teknologi dalam Pendidikan
Quiz 2 Mahasiswa
(Kelompok)
X Studi Kasus Pengelolaan Pendidikan
di Satuan Pendidikan Mahasiswa
(Kelompok)
XI Studi Kasus Pengelolaan Pendidikan
di Satuan Pendidikan
Quiz Mahasiswa
(Kelompok)
XII Pengelolaan
Pendidikan
Berbasis
Manajemen Operasional Perencanaan,Pengelolaan, Pengawasan/Evaluasi Dosen
XIII Penelitian dalam Manajemen Operasional Peneleitian MO dalam pendidikan Dosen/Mahasiswa
XIV Penelitian MO (2) Penelitian MO dalam pendidikan Dosen/Mahasiswa
XV General Review Dosen
XVI UAS

2 thoughts on “MANAJEMEN OPERASIONAL DALAM ORGANISASI PENDIDIKAN

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s